humor

2.8.11

Senjata Makan Tuan

 

Seorang alumni ponpes telah lama diberi amanah oleh masyarakat agar memangku masjid di desa. Semua acara keagamaan dia yg mimpin. Pendekatannya juga khas ala kiai kampung yang lebih mengedepankan sisi (dalam bahasa orang modern) "local wisdom". Tak heran jika ia diterima dengan mudah oleh masyarakat. Sebut saja dia Kang Bejo. Ia petani tulen.
Penampilan Kang Bejo yang "ndeso" berlawanan dengan penampilan Mas Doni, tetangganya, yang lebih klimis dan "Islami" : berjenggot panjang, celana cingkrang, serta jidatnya menghitam. Mas Doni inilah yang beberapa kali "menegur" Kang bejo agar tak melakukan tahlilan, sholawatan, yasinan, manaqib, puji-pujian sebelum shalat, dan dzikir bareng setelah salat selesai. "Semua itu bid'ah! Semua bid'ah itu sesat, dan yang sesat itu tempatnya di neraka! ente harus tahu itu kang.." tutur Mas Doni sewaktu bertemu saat kerja bakti mingguan.
Kang Bejo mangggut-manggut. 


"Dan, ente harus tahu kang. tahlilan untuk mengirim pahala untuk orang sudah mati itu gak ada dalilnya. doa itu tidak sampai. bahkan merusak iman. musyrik hukumnya," kata Mas Doni, sarjana universitas ternama.
Ndilalah, beberapa hari kemudian ayah mas doni meninggal dunia.
Kang Bejo datang bertakziyah bersama para jamaahnya. Lalu, setelah tahlilan "kilat", salah seorang jamaahnya, sebut saja Dulwahab, berdoa keras di depan mayit si bapak.
"Ya Allah, laknatlah mayit ini. jangan ampuni dosanya. siksalah dia sepedih-pedihnya. Masukkan dia di neraka selama-lamanya..."
Mas Doni menghampiri bermaksud menggampar Kang Dulwahab, tapi segera disahut kang bejo.
"Jangan protes, katamu doa kepada mayit tidak akan sampai. santai saja. kalau aku sih yakin sampai," ujarnya tenang..(Kisah nyata, saya mendapatkan versi kisah ini dari seorang "perawi" yang dhabit dan adil hehe)

No comments:
Write comments

Advertisement

'; (function() { var dsq = document.createElement('script'); dsq.type = 'text/javascript'; dsq.async = true; dsq.src = '//' + disqus_shortname + '.disqus.com/embed.js'; (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(dsq); })();

-

Terbitan




Dgus dur dan sepakbola terbitan penerbit imityaz

ensiklopedia 22 aliran tasawwuf

Hilyah buku cerdas bahasa arab dan inggris

Menyongsong Taqdir Meniti Asa

Dari Pesanteren untuk ummat terbitan penerbit imityaz

pengetahuan dasar alqur'an penerbit imityaz



Rasionalisasi Tuhan

Rasionalisasi Tuhan

Rasionalisasi Tuhan