humor

5.10.11

Berteduh di bawah senyuman

 


Kau sapa mendung dengan kehangatan mu
kau sapa gerimis dengan keteduhan mu
saat aku berusaha lari dari kisah ku
kau malah tersenyum seraya menahan ku
jelas kau saksikan kesedihan di bilik hati ku
tertunduk ku malu menahan kepedihannya
namun uluran tulus mu seakan menyeka nya

ku simpulkan sikap mu lewat sesungging senyum mu...
Duhai Gerangan.................
apa hanya kau yang mendengar jerit hati ini
apa hanya kau yang peduli akan kepedihan hati ini

ku peluk senyum mu dalam tangis ku
ku rasakan ketulusan mu lewat hangatnya air mata ku
perlahan kau ajari aku mengeja arti hidup
tentang banyak hal yang selalu orang pandang sebelah mata

hingga timbul rasa haru ku..
mengapa hanya kau yang mengerti jiwa ku?
mengapa.....dan mengapa???
tidurkah mereka yang sejak pagi menemani ku
namun saat malam kelam menjelang
mereka tak ada di samping ku...
tapi tidak dengan mu ku selalu rasakan kehadiran mu
begitu kata hati menyampaikan pada ilusi ku.
Penulis Youan CarizZa

No comments:
Write comments

Advertisement

'; (function() { var dsq = document.createElement('script'); dsq.type = 'text/javascript'; dsq.async = true; dsq.src = '//' + disqus_shortname + '.disqus.com/embed.js'; (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(dsq); })();

-

Terbitan




Dgus dur dan sepakbola terbitan penerbit imityaz

ensiklopedia 22 aliran tasawwuf

Hilyah buku cerdas bahasa arab dan inggris

Menyongsong Taqdir Meniti Asa

Dari Pesanteren untuk ummat terbitan penerbit imityaz

pengetahuan dasar alqur'an penerbit imityaz



Rasionalisasi Tuhan

Rasionalisasi Tuhan

Rasionalisasi Tuhan