humor

30.11.11

indahnya kasih ibu

 

Sepenggal kisah,  pelajaran tentang tapak-tapak kehidupan . Jejaknya tak putus di terjang zaman
Selalu berulang dengan pelaku sejarahnya
Kisah yang hampir di miliki oleh semua bangsa adalah tentang kasih ibu dengan sang anak
Selamat membaca ^****^)>..........

Karena ibuku buta sebelah matanya,Aku jadi malu…& risih dengan aseperti itu
Ibuku bekerja sebagai koki di kantin sekolah untuk menghidupi keluarga


Pada suatu hari…
Ibuku masuk ke kelasku untuk mengucapkan salam kepadaku. Kejadian itu membuatku malu & risih…
Kenapa masuk kelasku!!?! Aku abaikan saja dia,wajahku bersungut-sungut dan aku berlari keluar

Kemudian hari berikutnya,salah seorang siswi sekelasku berkomentar,
”heh,ibumu yang buta sebelah ya!”
Spontan saat itu juga aku limbung dan ingin rasanya aku mengubur diri,saat yang sama aku juga ingin ibuku lenyap dari kehidupanku
Maka hari itu juga aku labrak ibuku dan berkata,”jika ibu hanya membuatku jadi sasaran olok-olok,kenapa ibu tidak mati saja?!!!”
Ibu tidak bereaksi sedikitpun. Aku tidak sempat berfikir panjang dengan apa yang telah kukatakan, sebab aku hanya dipenuhi kemarahan yang amat sangat…

Sejak kejadian itu,aku jadi belajar dengan giat,agar dapat di terima sekolah ke Singapura

Kemudian,aku berangkat…
maneruskan study,lalu menikah…beli rumah…punya anak…
dan aku bahagia dengan hidupku…


Suatu hari…
Datanglah ibuku mengunjungiku,padahal sudah sekian tahun lamanya ia belum pernah melihatku lagi,apalagi melihat dan bertemu dengan cucunya!

Dan saat ibu sampai persis berdiri di depan pintu
Anak-anakku menertawakannya Aku membentak padanya,”kenapa kau kemari…bikin anak-anakku takut saja!!”
“KELUAR! Tinggalkan rumah ini!
cepat!!!”
Pada saat itu ibu dengan tenang menjawab, “Aduh maaf ternyata saya mendatangi alamat yang salah”, Kemudian dia menghilang dan tak kelihatan  lagi…

Suatu hari, sampailah surat undangan reuni sekolah yang di alamatkan ke rumahku. Maka aku membuat cerita fiktif kepada istri, seolah-olah aku harus melakukan perjalanan dinas.
Pasca reuni, aku menyempatkan diri mampir ke rumah dimana aku pernah menetap di situ sekedar basa- basi saja!!!!

Para tetangga mengabarkan bahwa ibuku….tlah MENINGGAL. Berita kematian ibuku berlalu begitu saja.Aku tidak tercabik- cabik dengan berita itu bahkan setetes air matapun tak tumpah.
Mereka memberikan titipan sebuah surat, Ibuku menginginkan aku memilikinya.

***

Anakku yang tercinta…
Ibu sudah memperkirakan sejak awal. Maafkan ibu yang telah datang ke Singapura
dan telah membuat anak-anakmu ketakutan…

Ibu sangat gembira nak…
ketika mendengar kamu akan datang ke acara reuni. Akan tetapi sayang ibu tidak mampu beranjak dari tempat tidur untuk menemuimu.

Maafkan ibu….
Karena sebab ibulah kamu berulang kali menjadi malu, risih dalam hidupmu. Tidakkah kamu tahu…
saat kamu masih kecil, kamu mengalami kecelakaan,& kehilangan satu matamu…Sebagai seorang ibu, ibu tidak dapat membiarkanmu tumbuh dengan hanya satu mata….Dengan begitu,
Lalu ibu berikan satu mata ini.

Dan ibu sangat bahagia & gembira
Karena anakku dapat melihat alam ini dengan mataku sendiri…  Aku berikan cinta hanya untukmu anakku tercinta
Penulis  Faizatur Rochmah Zaeen

No comments:
Write comments

Advertisement

'; (function() { var dsq = document.createElement('script'); dsq.type = 'text/javascript'; dsq.async = true; dsq.src = '//' + disqus_shortname + '.disqus.com/embed.js'; (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(dsq); })();

-

Terbitan




Dgus dur dan sepakbola terbitan penerbit imityaz

ensiklopedia 22 aliran tasawwuf

Hilyah buku cerdas bahasa arab dan inggris

Menyongsong Taqdir Meniti Asa

Dari Pesanteren untuk ummat terbitan penerbit imityaz

pengetahuan dasar alqur'an penerbit imityaz



Rasionalisasi Tuhan

Rasionalisasi Tuhan

Rasionalisasi Tuhan