humor

3.6.12

GOMBALISASI SEKAWANAN BINATANG

 


Manusia bebas memilih untuk tidak sadar, namun tidak bebas untuk lepas dari hukuman ketidaksadaran itu. Yaitu kehancuran.

Manusia bebas memilih dan mengubah pilihan pilihanya, dia bebas untuk mengubah arah jalanya, dia bahkan bisa sangat bebas sebebas bebasnya dalam banyak kasus dan untuik bertobat atas dosa dosa masa lalunya. Namun dia tidak bebas untuk lari darinya.

Manusia yang tidak memiliki pengetahuan. Otomatis tidak memiliki tindakan otomatis dan nilai nilai otomatis untuk membimbing dia.
Manusia yang tidak mengetahui secara otomatis apa yang benar atau salah tidak dapat mengetahui secara otomatis apa yang benar atau salah, apa yang baik atau jahat bagi dia.

Manusia tidak dapat bertahan hidup seperti binatang dengan bertindak berdasarkan susunan waktu sebab kehidupan binatang terdiri atas serangkaian siklus terpisah yang di ulangi lagi dan lagi seperti halnya siklus pembiakan.

Manusia merupakan  suatu keutuhan yang kontinyu baik atau jahat setiap hari, tahun dan decade kehidupanya.

Manusia harus membuat nilai nilai fisik yang dia butuhkan untuk mempertahankan kehidupanya, dia harus memiliki karakter yang menjadi kehidupanya bernilai untuk untuk di pertahankan

Manusia lahir dengan membawa suatu mekanisme emosional , sebagaimana dia lahir dengan mekanisme kognitif. Mekanisme emosional manusia adalah seperti computer yang harus di program oleh pikirannya. Dan pemprograman itu terdiri atas niai nilai yang di pilih oleh pikiranya.

Manusia tidak mempunyai pilihan mengenai kemampuan nya untuk merasakan bahwa sesuatu adalah baik atau jahat bagi dia, tapi apa yang akan dia anggap baik atau jahat, apa yang akan memberi dia kesenangan atau kesakitan, apa yang akan dia cintai atau benci. Kehendaki atau takuti, bergantung standar nilai dia

Manusia membutuhkan kebahagian karena kebahagian adalah kesadaran yang muncul dari tercapainya nilai nilai seseorang. Jika seseorang manusia menghargai kerja produktif, kebahagianya adalah ukuran suksesnya dalam melayani kehidupan dia. Namun apabila kebahagian yang lahir dari seseorang manusia yang menuntut kesakitan dari orang lain maka hal itu tak ubahnya kanibalisme moral dimana doktrin hedonis dan altruis yang terletak dalam premis bahwa kebahagian seseorang menuntut  kesakitan dari orang lain. Hal ini tak ubahnya dengan GOMBALISASI MORALISM. . Kehancuran adalah anti tesis dari kebahagian  (entahlah)
Ditulis Oleh : Syamsudin Samudra Kyai
Posted by Penerbit imtiyaz,http://imtiyaz-publisher.blogspot.com/ Penerbit Buku Buku Islam

No comments:
Write comments

Advertisement

'; (function() { var dsq = document.createElement('script'); dsq.type = 'text/javascript'; dsq.async = true; dsq.src = '//' + disqus_shortname + '.disqus.com/embed.js'; (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(dsq); })();

-

Terbitan




Dgus dur dan sepakbola terbitan penerbit imityaz

ensiklopedia 22 aliran tasawwuf

Hilyah buku cerdas bahasa arab dan inggris

Menyongsong Taqdir Meniti Asa

Dari Pesanteren untuk ummat terbitan penerbit imityaz

pengetahuan dasar alqur'an penerbit imityaz



Rasionalisasi Tuhan

Rasionalisasi Tuhan

Rasionalisasi Tuhan