humor

6.12.12

kiai sepuh yang benar-benar sepuh

 


Alhamdulillah, kemarin, di Warung Asem Pekalongan ketemu kiai sepuh yang benar-benar sepuh, Kiai Hambali (118 tahun!) dari Pemalang. Beliau cerita banyak dari ceritanya itu, di samping menunjukkan bahwa ingatannya masih kuat, beliau juga terus mengikuti perkembangan zaman.

Beliau misalnya cerita saat mondok ke pesantren tua TERMAS dan bertemu Allah yarham KH. Dimyathi. Dalam bahasa Pekalongan ya
ng medok, beliau menceritakan waktu pertama kali datang di Termas ditanya Kiai Dimyathi, "Naik apa dari Pemalang?" beliau menjawab, "Jalan kaki." | "Berapa lama?" | "16 hari" | "Ah, masih lama aku," kata Kiai Dimyathi; "Ketika aku mencari ilmu ke Uzbekistan, jalan kaki sampai 2 tahun."

Beliau mondok Termas mulai tahun 1912 hingga tahun 1922. Kemuidan ke Mataram, Lombok Barat dg berjalan kaki 26 hari. Ngaji ke Kiai Hasan Hariri.

Beliau juga cerita tentang Kiai Abdul Manan bin Kiai Dzulkifli Weleri yang merobohkan pohon dengan diameter 5 meter dari alas Roban dan memotongnya 4 bagian. 2 di antaranya diperuntukkan Kiai Dimyathi, untuk soko guru mesjid Termas dan Kiai Saleh Darat, dibuat bedug.

Beliau sempat mengritik kiai-kiai yang ikutan menjadi tim sukses di pemilihan umum, pilpres maupun pilkada; tentang adanya 'haji hadiah' dari pemerintah; sampai dengan bicara soal kekayaan Indonesia, termasuk produksi emas Freeport, yang kemanfaatannya tidak kembali kepada rakyat..
---
Status dari KH. A. Mustofa Bisri (Simbah Kakung)
Posted by Penerbit imtiyaz,http://imtiyaz-publisher.blogspot.com/ Penerbit Buku Buku Islam

No comments:
Write comments

Advertisement

'; (function() { var dsq = document.createElement('script'); dsq.type = 'text/javascript'; dsq.async = true; dsq.src = '//' + disqus_shortname + '.disqus.com/embed.js'; (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(dsq); })();

-

Terbitan




Dgus dur dan sepakbola terbitan penerbit imityaz

ensiklopedia 22 aliran tasawwuf

Hilyah buku cerdas bahasa arab dan inggris

Menyongsong Taqdir Meniti Asa

Dari Pesanteren untuk ummat terbitan penerbit imityaz

pengetahuan dasar alqur'an penerbit imityaz



Rasionalisasi Tuhan

Rasionalisasi Tuhan

Rasionalisasi Tuhan