humor

17.12.12

Mahasiswa kenthir bin bahlul bin koplak bin dungu

 

Masih ingat, dulu ada mahasiswa perguruan tinggi Islam di Bandung, yang dalam even Opspek, dengan "heroik" memekikkan "....mari berdzikir Anj*nghu Akbar".

Mahasiswa harus kritis, tapi bagiku tindakan mahasiswa di atas itu kenthir bin bahlul bin koplak bin dungu. Hanya Kholif Tu'rof (sensasional), saya kira. Hartono Ahmad Jaiz, penulis "metode kliping" yang reaktif, atas dasar tersebut, lalu menggunakan logika generalisir bagi IAIN/UIN dengan menerbitkan "Ada Pemurtadan di IAIN". Kwakakaka..
--
Saya hanya ingin tahu nasib (bekas Presiden BEM-FU IAIN Bandung) yang meneriakkan kalimat dungu di atas, jadi apa ia sekarang?
a. Nganggur. Kluyuran nggak jelas.
b. Penjilat pantat antek partai.
c. Aktivis LSM yang menyusu Barat.
d. Kembali ke kampung, "membersihkan pikiran", angon bebek, & menjadi guru ngaji TPQ. :-)
---
Congormu, macanmu!
Posted by Penerbit imtiyaz,http://imtiyaz-publisher.blogspot.com/ Penerbit Buku Buku Islam

1 comment:
Write comments

Advertisement

'; (function() { var dsq = document.createElement('script'); dsq.type = 'text/javascript'; dsq.async = true; dsq.src = '//' + disqus_shortname + '.disqus.com/embed.js'; (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(dsq); })();

-

Terbitan




Dgus dur dan sepakbola terbitan penerbit imityaz

ensiklopedia 22 aliran tasawwuf

Hilyah buku cerdas bahasa arab dan inggris

Menyongsong Taqdir Meniti Asa

Dari Pesanteren untuk ummat terbitan penerbit imityaz

pengetahuan dasar alqur'an penerbit imityaz



Rasionalisasi Tuhan

Rasionalisasi Tuhan

Rasionalisasi Tuhan