humor

5.7.13

sekelumit tentang KHR As'ad Syamsul Arifin,

 

Pada tahun 1980-an, KH. Abdullah Schal, pengasuh PP. Syaichona Cholil Bangkalan mengutus KH. Syarifuddin Damanhuri (saat ini Wakil Rais PCNU Bangkalan & Ketua MUI Bangkalan) agar mengantarkan sepucuk surat kepada KHR As'ad Syamsul Arifin, Pengasuh PP. Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Asembagus Situbondo.

Karena jarak perjalanan yang jauh, Kiai Syarif baru tiba di Sukorejo menjelang magrib.Sebagai alumni Ponpes Sukorejo, Kiai Syarif tahu jika Kiai As'ad tidak menerima kunjungan tamu pada waktu magrib dan malam hari. Akhirnya ia menginap di bekas kamarnya dulu.

Esok paginya, Kiai As'ad meminta khadam ndalemnya agar mencari tamu dari Bangkalan.Padahal, baik Kiai Abdullah Schal maupun Kiai Syarif tidak memberitahu kedatangan dirinya. Yang lebih aneh lagi, Kiai As'ad berkata, "Saya semalam bukannya tidak mau menemui kamu, tapi kondisi fisik saya sudah sangat lelah,".

Kiai Syarif malah tertunduk, sikapnya juga terasa kikuk. Belum tuntas rasa herannya, Kiai Syarif segera menyodorkan surat dari Kiai Abdullah Schal. Kiai As'ad segera menerima surat tersebut sekaligus langsung mengeluarkan sesuatu dari sakunya. "Saya sudah tahu isi surat itu, dan ini balasannya."
--
Diperas dari "Menapak Taman Bahagia: Serial Biografi KH. Abdullah Schal (buku keempat)", karya RKH. Fahrillah Aschal & M. Thoyyib Fawwaz, hlm. 111-113.
Posted by Penerbit imtiyaz,http://imtiyaz-publisher.blogspot.com/ Penerbit Buku Buku Islam

No comments:
Write comments

Advertisement

'; (function() { var dsq = document.createElement('script'); dsq.type = 'text/javascript'; dsq.async = true; dsq.src = '//' + disqus_shortname + '.disqus.com/embed.js'; (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(dsq); })();

-

Terbitan




Dgus dur dan sepakbola terbitan penerbit imityaz

ensiklopedia 22 aliran tasawwuf

Hilyah buku cerdas bahasa arab dan inggris

Dari Pesanteren untuk ummat terbitan penerbit imityaz

pengetahuan dasar alqur'an penerbit imityaz



Rasionalisasi Tuhan