humor

18.11.13

Kiai Abdul Halim dan Kiai Masykur

 

Di antara kader militan didikan Kiai Wahab Hasbullah adalah Kiai Abdul Halim dan Kiai Masykur.

Abdul Halim bin Kedung berasal dari Lewimunding Majalengka. Ia berjalan kaki dari kampungnya ke Surabaya. Di kota ini, ia sowan ke Kiai Wahab yang baru pulang dari Makkah. Oleh Kiai Wahab, Halim yang masih berusia 16 tahun diperkenalkan kepada HOS Tjokroaminoto, Sang Raja Jawa Tanpa Mahkota. Remaja ini dididik menjadi aktivis Sarekat Islam sekaligus menjadi administrator di Nahdlatul Wathan, madrasah dan organisasi lokal yang didirikan oleh Kiai Wahab, Kiai Mas Mansur, Haji Kahar saudagar, arsitek Soejoto dan disokong Tjokroaminoto.

Kelak, kemanapun dan dimanapun ada Kiai Wahab, disitu ada Kiai Halim. Guru dan murid ini hanya sempat berpisah saat pendudukan Jepang dan aksi agresi militer Belanda 1947.

Kiai Halim kader Kiai Wahab ini lahir 1898, sepuluh tahun setelah kelahiran mentornya. Nama ayahnya Kedung Wangsagama. Di awal berdirinya NU, Kiai Wahab menjadi Katib Awal, sedangkan Kiai Halim sebagai Katib Tsani. Di era kemerdekaan, ia menjadi penasehat Hizbullah dan ikut bergerilya.

Selain Kiai Halim bin Wangsagama, ada juga KH. Abdul Halim bin KH. Iskandar. Ia juga berasal dari Majalengka. Lahir pada 1887, kelak ia mendirikan Persjarikatan Oelama' (1917) serta menjadi anggota BPUPKI. Kiai Halim diangkat sebagai Pahlawan Nasional tahun 2008.

Baik Kiai Halim NU wafat tahun 1972, adapun Kiai Halim PO wafat sepuluh tahun sebelumnya.

Lalu bagaimana dengan kader Kiai Wahab lainnya yang bernama [Kiai] Masykur? Pemuda yang kelak menjadi Panglima Barisan Sabilillah kemudian sebagai Menteri Agama ini malah berjumpa pertama kali dengan Kiai Wahab melalui mimpi! Kereeen banget Kiai Wahab ini. 'Ru'yah Shadiqah' yang dikisahkan sendiri oleh Kiai Masykur dalam biografinya.
Bagaimana isi mimpi beliau? Mimpi yang kemudian mempengaruhi jalan hidup Kiai Masykur? Ah, pengen tahu saja. Hihihi... Posted by Penerbit imtiyaz,http://imtiyaz-publisher.blogspot.com/ Penerbit Buku Buku Islam

No comments:
Write comments

Advertisement

'; (function() { var dsq = document.createElement('script'); dsq.type = 'text/javascript'; dsq.async = true; dsq.src = '//' + disqus_shortname + '.disqus.com/embed.js'; (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(dsq); })();

-

Terbitan




Dgus dur dan sepakbola terbitan penerbit imityaz

ensiklopedia 22 aliran tasawwuf

Hilyah buku cerdas bahasa arab dan inggris

Menyongsong Taqdir Meniti Asa

Dari Pesanteren untuk ummat terbitan penerbit imityaz

pengetahuan dasar alqur'an penerbit imityaz



Rasionalisasi Tuhan

Rasionalisasi Tuhan

Rasionalisasi Tuhan