humor

29.1.14

LAWAN membuatmu dewasa, MUSUH bakal membuatmu semakin kekanak-kanakan

 

Semakin terhormat dan berkualitas lawan tandingmu, semakin terhormat pula manakala bisa menguncinya, atau hanya sekadar mengimbanginya.

Berbahagialah manakala memiliki lawan yang cerdas dan diam bersedihlah manakala mendapati lawanmu ternyata dungu. LAWAN membuatmu dewasa, MUSUH bakal membuatmu semakin kekanak-kanakan.

Di antara pesan guru saya:

1. Kalau berdebat dengan Wahhabi dan Syiah tak perlu melontarkan tuduhan kafir dan obral laknat. Jika gampang mengkafirkan dan melaknat, apa bedanya dengan Wahhabi dan Syiah Rafidhah?

2. Tak perlu mencaci maki panutan mereka, karena akan menggerakkan mereka untuk melaknat dan mencacimaki ulama-ulama Ahlussunnah Wal Jamaah. Jika mereka melaknat ulama-ulama kita terlebih dulu, jangan ikuti langkah mereka/ membalasnya. Diam dan bersabarlah. Sabar atas hinaan mendapatkan pahala, cacimaki hanya menghasilkan dosa. Toh, martabat dan derajat ulama tak akan ambruk akibat cacimaki.

3. Jangan mem-bully dan menghina fisik ulama mereka. Misalnya ulama Wahhabi, Syekh Abdul Aziz bin Bazz, yang buta. Menertawakan fisik manusia bukankah sama halnya dengan menghina Sang Penciptanya? Hati-hati. Ajining diri ono ing lathi, kualitas diri terletak pada ucapan!

4. Tak usah merendahkan diri dengan cara menjijikkan tapi tampak mulia: memutilasi ayat al-Qur'an untuk menyerang lawan. Al-Qur'an terlalu mulia untuk dipakai sebagai bahan baku "dukung-mendukung" debat hohohihe. Kalaupun Wahhabi menyerang menggunakan ayat dan hadis secara serampangan, mari kita nukil pendapat mufassir mengenai ayat tersebut. Cara simpatik lambat laun bakal meruntuhkan mental.
-++-
Silahkan ditambahi. Setuju atau tidak, monggo, soalnya saya sudah agak bosen debat di dunia maya. Mending ketemuan, diskusi langsung dengan secangkir kopi. Siapa tahu, Kafein akan merangsang TITIK TEMU, bukan TITIK TENGKAR.

Posted by Penerbit imtiyaz,http://imtiyaz-publisher.blogspot.com/ Penerbit Buku Buku Islam




No comments:
Write comments

Advertisement

'; (function() { var dsq = document.createElement('script'); dsq.type = 'text/javascript'; dsq.async = true; dsq.src = '//' + disqus_shortname + '.disqus.com/embed.js'; (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(dsq); })();

-

Terbitan




Dgus dur dan sepakbola terbitan penerbit imityaz

ensiklopedia 22 aliran tasawwuf

Hilyah buku cerdas bahasa arab dan inggris

Dari Pesanteren untuk ummat terbitan penerbit imityaz

pengetahuan dasar alqur'an penerbit imityaz



Rasionalisasi Tuhan