humor

7.1.14

Mengapa Perang Terus (Di) Ada (Kan)

 

Mengapa Perang Terus (Di) Ada (Kan)

Mengapa setiap periode pasca Perang Dunia II, selalu terjadi perang yang melibatkan negara-negara Barat dengan negara-negara berpenduduk muslim sebagai target operasi?

Monggo, silahkan nonton Film "31° North 62° East". Film ini dengan sederhana tapi cerdas menyuguhkan fakta-fakta yang saling bertaut: negara-negara Eropa yang bersaing mengimbangi kartel senjata Amerika dalam bisnis perang, kontrak pembelian senjata senilai miliaran dollar, bisnis sandera/pembajakan, politisi yang diuntungkan isu terorisme, politisi yang menjadi makelar kontrak bisnis senjata, media yang berjualan isu teroris muslim, dan tentara yang hanya menjadi pion dan korban ambisi para politisi.

Semua terjadi dengan mekanisme simbiosis dengan pola unik, dan....tentu saja berlangsung sampai kapanpun. Maklum, di hadapan UANG agama semua orang sama, kata Voltaire. Demikianlah sodara sodara sebangsa dan setanah air:

1. Jadi, jika anda pengusaha di bidang IT, ciptakanlah virus komputer agar barang dagangan anda berupa program "Anti Virus" laku terjual. Perang HARUS terus ada agar senjata tetap laku keras. Maklum, pabrik senjata semacam McDonell Douglas, General Dynamics, Raytheon, Northorp Grumman, Boeing, Lockheed Martin Corp, Sikorsky Aircraft, dan United Technologies Corp adalah salah satu penyumbang pajak dan penyumbang kampanye terbesar bagi capres Amerika. Ini belum di Rusia (Rosoboronexport) dan Prancis (Eurocopter, Renault--mesin jet), di Jerman terdiri Rheinmetall (produsen tank), MBDA, Mistral, Nexter, dan Airbus Military di Spanyol. Semua produk mereka laku keras karena PERANG TERUS (di)ADA(kan). Setiap ada negara yang berkonflik, produknya bakal tambah laris. Makelar senjata berkeliaran di berbagai negara, karena senjata dibeli dari hasil minyak (Timur Tengah), permata (Afrika), hingga narkoba (Amerika Latin). (Coba lihat gambarannya di film "Blood Diamond", "Lord of War", & "Innocent Voice"). Ini belum bisnis Serdadu Bayaran (Mercenaries/ Soldier of Fortune) yang didominasi oleh perusahaan Black Water asal Amerika (Film "Mercenaries"/ "The Expendables")

2. Pialang senjata tak akan peduli siapa yang bakal menjadi pemenang dalam konflik, yang penting senjatanya laku, syukur-syukur jika mereka yang bertikai memborong produk jualannya. (Cek di film based on true story: "Lord of War", "Charlie Wilson's War", "Iron Man" & "White House Down")

3. Tentara harus dikorbankan agar bisnis para jenderal berjalan mulus. Ya, domba-domba perlu disembelih agar singa tampak perkasa. (Film, "Lion for The Lambs", "Shooter", & "31° North 62° East" )
----
Senjata pemusnah massal bukan Bom Atom atau rudal balistik antar benua yang jarang digunakan, melainkan senjata perorangan (M-16, AK 47, M-4A1, HK-416, MP-4, FN, revolver, dlsb) karena senjata inilah yang paling banyak memakan korban.
---
[repost]Posted by Penerbit imtiyaz,http://imtiyaz-publisher.blogspot.com/ Penerbit Buku Buku Islam

No comments:
Write comments

Advertisement

'; (function() { var dsq = document.createElement('script'); dsq.type = 'text/javascript'; dsq.async = true; dsq.src = '//' + disqus_shortname + '.disqus.com/embed.js'; (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(dsq); })();

-

Terbitan




Dgus dur dan sepakbola terbitan penerbit imityaz

ensiklopedia 22 aliran tasawwuf

Hilyah buku cerdas bahasa arab dan inggris

Menyongsong Taqdir Meniti Asa

Dari Pesanteren untuk ummat terbitan penerbit imityaz

pengetahuan dasar alqur'an penerbit imityaz



Rasionalisasi Tuhan

Rasionalisasi Tuhan

Rasionalisasi Tuhan