humor

6.2.14

Tawadlu' Dalam Berpakaian.

 

Tawadlu' Dalam Berpakaian.

Ma'na Tawadlu' dalam berpakaian bukanlah dengan menggunakan pakaian yang kotor, robek atau murahan. Dalam salah satu hadits disebutkan bahwa Kanjeng Nabi Muhammad shollallahu alaihi wasallam bersabda: "sesungguhnya saya menyukai pakaian yang bagus". Apakah dengan begitu lantas ketika memakai pakaian yang bagus adalah termasuk bagian dari takabbur? tentu saja tidak. Dihadits yang lain disebutkan, Kanjeng Rosulullah shollallahu alaihi wasallam bersabda: Sesungguhnya Allah itu Dzat yang Maha indah dan menyukai keindahan.

Dari kedua hadits tersebut menunjukkan bahwa tawadlu' tidak mengharuskan berpakaian yang lusuh, melainkan mampu menempatkan sesuatu pada tempatnya. Walaupun memakai pakaian yang bagus namun tetap tidak merasa tinggi hati sehingga merasa bangga atas dirinya, menganggap dirinya lebih mulia daripada yang lain. Begitulah esensi dari tawadlu'.

Ada salah satu riwayat menarik dari menantunya Mbah Sahal Rodliyallahu anhu, Bu Nyai T.n. Jannah beliau berkata: "Entah dari mana asal mula cerita tentang "sarung cap Ga*ah dudu*" milik kiai sahal. Tapi setahuku, sepuluh tahun terakhir, beliau tidak punya sarung merk tsb. Bahkan dari delapan sarung yang beliau pakai sehari-hari, semuanya merk B*S. Tidak diragukan bahwa kiai sahal disamping memiliki sikap hidup yang sederhana, santun dan tawadlu', juga proporsional dalam bertindak dan menempatkan segala sesuatu. Mohon, untuk cerita-cerita yg muncul, diverifikasi kebenarannya. Agar masyarakat tidak mensalah-fahami sikap hidup beliau. dalam memakai sarung, ada yang khas dari beliau. biasanya merk sarung tidak pernah diletakkan dibagian bawah sarung seperti pada umumnya. beliau lebih suka menyembunyikan merk sarung tsb pada bagian lipatan atas sarung. mungkin ini bagian dari tawadlu' beliau. sehingga orang tidak membandingkan sarung yang beliau pakai dengan orang lain."
Posted by Penerbit imtiyaz,http://imtiyaz-publisher.blogspot.com/ Penerbit Buku Buku Islam

1 comment:
Write comments

Advertisement

'; (function() { var dsq = document.createElement('script'); dsq.type = 'text/javascript'; dsq.async = true; dsq.src = '//' + disqus_shortname + '.disqus.com/embed.js'; (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(dsq); })();

-

Terbitan




Dgus dur dan sepakbola terbitan penerbit imityaz

ensiklopedia 22 aliran tasawwuf

Hilyah buku cerdas bahasa arab dan inggris

Menyongsong Taqdir Meniti Asa

Dari Pesanteren untuk ummat terbitan penerbit imityaz

pengetahuan dasar alqur'an penerbit imityaz



Rasionalisasi Tuhan

Rasionalisasi Tuhan

Rasionalisasi Tuhan