humor

11.7.14

"Apabila Aku Marah, Sodorkan Kertas-Kertas Ini!"

 

"Apabila Aku Marah, Sodorkan Kertas-Kertas Ini!"
---
Ada seorang penguasa yang tatkala marah ia kehilangan kontrol diri, sehingga tak sadar apa yang diucapkan dan dilakukan.

Untuk meminimalisir emosi yang sering meledak dan mengontrol diri, ia menulis di tiga lembar kertas. Kertas tersebut dilipat dan diserahkan kepada tiga pengawalnya yang selalu menyertainya.

Ia berkata kepada pengawal pertama, "Apabila aku marah, sodorkan kertas ini."

"Apabila kemarahanku agak reda, sodorkan kertas ini." katanya kepada pengawal kedua.

Selanjutnya, ia berkata kepada bodyguard ketiga, "Apabila marahku reda, sodorkanlah kertas ini!"

Apakah yang ditulis oleh penguasa ini?

Di kertas pertama, ia menulis, "Tenanglah! Kenapa engkau marah? Engkau bukan Tuhan. Engkau hanya seorang manusia yang hampir memakan yang lainnya!"

Di kertas kedua, ia menulis, "Sayangilah makhluk yang ada di bumi, niscaya Dzat Yang menguasai langit akan menyayangimu!"

Di kertas ketiga, ia menulis, "Perintahlah hamba-hamba Allah sesuai dengan Kitabullah, hanya itu yang bisa membuat mereka dan dirimu menjadi baik!"
---
Disadur dari "Yuhka Anna", karya Dr. Anwar Wardah, diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Abdul Halim, "Aku Ingat Dirimu Saat Aku Lupa Tuhanku", hlm. 206-207.
Posted by Penerbit imtiyaz,http://imtiyaz-publisher.blogspot.com/ Penerbit Buku Buku Islam

No comments:
Write comments

Advertisement

'; (function() { var dsq = document.createElement('script'); dsq.type = 'text/javascript'; dsq.async = true; dsq.src = '//' + disqus_shortname + '.disqus.com/embed.js'; (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(dsq); })();

-

Terbitan




Dgus dur dan sepakbola terbitan penerbit imityaz

ensiklopedia 22 aliran tasawwuf

Hilyah buku cerdas bahasa arab dan inggris

Menyongsong Taqdir Meniti Asa

Dari Pesanteren untuk ummat terbitan penerbit imityaz

pengetahuan dasar alqur'an penerbit imityaz



Rasionalisasi Tuhan

Rasionalisasi Tuhan

Rasionalisasi Tuhan