humor

11.7.14

hindari kata "Seharusnya"

 

Semoga kita terhindar dari penggunaan kata-kata "SEHARUSNYA...." tatkala mengomentari tindakan guru-guru kita. Agak gelo juga membaca komentar "Seharusnya kiai-kiai itu....",
"Seharusnya para ulama itu..."
"Seharusnya Mbah Sahal bersikap bla...bla...bla..."
"Seharusnya Gus Mus itu tidak...."

.....sungguh, melihat beberapa santri yang kemlelet-kemencuk lalu mengomentari tindakan guru sepuhnya, saya tiba-tiba teringat polah tingkah Khawarij yang pada awalnya mengomentari tindakan Sayyidina Ali.
Posted by Penerbit imtiyaz,http://imtiyaz-publisher.blogspot.com/ Penerbit Buku Buku Islam

No comments:
Write comments

Advertisement

'; (function() { var dsq = document.createElement('script'); dsq.type = 'text/javascript'; dsq.async = true; dsq.src = '//' + disqus_shortname + '.disqus.com/embed.js'; (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(dsq); })();

-

Terbitan




Dgus dur dan sepakbola terbitan penerbit imityaz

ensiklopedia 22 aliran tasawwuf

Hilyah buku cerdas bahasa arab dan inggris

Menyongsong Taqdir Meniti Asa

Dari Pesanteren untuk ummat terbitan penerbit imityaz

pengetahuan dasar alqur'an penerbit imityaz



Rasionalisasi Tuhan

Rasionalisasi Tuhan

Rasionalisasi Tuhan