humor

11.7.14

menempatkan diri sebagai korban kezaliman

 

Di sosmed, saya membaca tebaran tulisan agitator-propagandis tim sukses dari dua kubu. Konyolnya, masing-masing memberikan narasi dramatik bahwa jagoannya didzalimi. Oh My Dog!

Dalam psikologi, ada istilah khusus untuk menyebut model pola pikir macam ini. Tapi saya tak ingat istilah pastinya. Intinya: selalu menempatkan diri sebagai korban kezaliman dan terus mengasihani diri sendiri kemudian selalu menempatkan diri sebagai korban!

Saya tak tahu sejak kapan pola pikir ini menjangkiti alam bawah sadar sebagian dari kita semua. Tapi, dugaan saya, hal semacam ini berkait paut dengan poin pertama bernama logika KONSPIRATIF.

Demikianlah, soddara-soddara yang sedang dimuliakan capres! Jadi, harap diingat: Konspirasi diikuti oleh hasrat mengasihani diri sendiri. Paham njih?

[Syaikhul Ashgor Rocky Balboa al-Amrikiy]

 Posted by Penerbit imtiyaz,http://imtiyaz-publisher.blogspot.com/ Penerbit Buku Buku Islam

No comments:
Write comments

Advertisement

'; (function() { var dsq = document.createElement('script'); dsq.type = 'text/javascript'; dsq.async = true; dsq.src = '//' + disqus_shortname + '.disqus.com/embed.js'; (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(dsq); })();

-

Terbitan




Dgus dur dan sepakbola terbitan penerbit imityaz

ensiklopedia 22 aliran tasawwuf

Hilyah buku cerdas bahasa arab dan inggris

Menyongsong Taqdir Meniti Asa

Dari Pesanteren untuk ummat terbitan penerbit imityaz

pengetahuan dasar alqur'an penerbit imityaz



Rasionalisasi Tuhan

Rasionalisasi Tuhan

Rasionalisasi Tuhan