27.1.15

"Gus Dur di Mata Perempuan"

 

Di zaman Orde Baru, keluarga Gus Dur sering diteror melalui telepon, misalnya si penelpon mengancam bakal membunuh Gus Dur dan intimidasi mengerikan lainnya. Pada awalnya keluarga Gus Dur tegang, tapi lama-lama terbiasa, bahkan teror via telepon dijadikan bahan bercanda.
Misalnya, ada penelepon mengancam, "Awas. Nanti saya kirimkan paket berisi kepala bapakmu!"
"Ah, masak siiih, ya udah buruan deh dikirim!" jawab Anita, putri Gus Dur yang menerima telepon itu.
Penelepon: %@$@3+/3;%$
---
"Gus Dur di Mata Perempuan"

No comments:
Write comments

Advertisement

'; (function() { var dsq = document.createElement('script'); dsq.type = 'text/javascript'; dsq.async = true; dsq.src = '//' + disqus_shortname + '.disqus.com/embed.js'; (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(dsq); })();

-

Terbitan




Dgus dur dan sepakbola terbitan penerbit imityaz

ensiklopedia 22 aliran tasawwuf

Hilyah buku cerdas bahasa arab dan inggris

Dari Pesanteren untuk ummat terbitan penerbit imityaz

pengetahuan dasar alqur'an penerbit imityaz



Rasionalisasi Tuhan