7.7.16

KH. Mahsun Masyhudi, Pengasuh PP. Mamba'ul Ihsan

 


Beliau adalah air terjun yang menggelontorkan ribuan liter air, sedangkan saya hanya cangkir yang pontang panting menahan diri agar tidak retak digerojok curahan airnya.
Beliau adalah KH. Mahsun Masyhudi, Pengasuh PP. Mamba'ul Ihsan, Banyuurip, Ujungpangkah, Gresik. Berikut ini adalah beberapa pelajaran dan petuah yang saya dapatkan saat sowan beliau bersama Kakang Ady, 13 September 2013:
"Kalau curhat langsung saja kepada Gusti Allah, bangun malam, munajat, pasti ada jawaban dari-Nya. Dialah yang menggerakkan hati."
"Keikhlasan itu menembus ruang dan waktu. Sirr-nya orang ikhlas itu dikerumuni dan dicintai banyak orang dalam dimensi ruang waktu yang berbeda."
"Addien itu sebagai nilai, esensi. Addunya itu materi. Kita ruku'-sujud yang kita raih adalah substansi. Begitu pula setiap melakoni pekerjaan, niatkan sebagai ibadah. Selanjutnya jangan meremehkan profesi seseorang, sebab kita tidak tahu, jangan-jangan yang kita rendahkan itu waliyullah. Husnudzdzon."
"NU ibarat pohon. Ulama adalah akarnya. Birokrat, teknisi, umara' adalah batang pohonnya. Umat adalah dahan dan ranting. Akar harus menghujam bumi. Jika akar terlampau rapuh dan malah mencuat ke atas, ambruklah pohon itu."
"Seandainya pesantren ini bubar sepeninggal saya, saya tak kecewa, karena saya telah berusaha mengukir sejarah saya sendiri. Giliran panjenengan yang muda-muda yang harus menorehkan sejarah panjenengan sendiri."
"Ya nggak usah membenci orang yang membenci diri kita maupun membenci lembaga pendidikan kita. Mungkin mereka belum paham dengan konsep kita. Terus saja melakukan perjuangan. Ini ujian. Jika bisa melewati ujian ini, sudahlah, Allah bakal mengirim santri dari daerah lain."
"Hidup itu kan untuk terus berproses meningkatkan kualitas pribadi kita. Terus berproses menjadi lebih baik. Jangan sampai menganggap diri kita ini SUDAH BAIK, apalagi menganggap diri LEBIH BAIK DARIPADA ORANG LAIN. Bahaya,"
"Tempat Wudlu untuk 'sesucen' itu biasanya dekat dengan peceren (selokan). Maksudnya apa? Jadi, di sekitar pondok, yang nggak suka sama pondok biasanya juga orang-orang di sekitarnya. Itupun hanya segelintir saja. Ya begitulah hidup. Leres mboten?"
-----
Saat muda, beliau tiga tahun nderek sebagai abdi ndalem KH. A. Juwaini Nuh, Tertek Pare Kediri. Kemudian di ndalem Mbah Ma'shum Lasem selama tiga tahun pula. "Saya tidak bisa ngaji kitab saat itu. Hanya nderek yai," kata beliau dalam suatu kesempatan.

Hingga pada saat memijat kaki Mbah Ma'shum, Mahsun muda diminta pulang.
"Sudah cukup kamu di sini. Sudah saatnya kamu pulang." dhawuh Mbah Ma'shum.

Mahsun hanya diam, bingung karena sejujurnya ia masih ingin mengabdi di ndalem Mbah Ma'shum.
"Sekarang, kamu sudah kuizinkan mengajar kitab. Apapun fan-nya." lanjut Mbah Ma'shum.
Mahsun tambah bingung. Hanya saja ia melaksanakan titah gurunya.
"Lha, ndilalah, biidznillah dan dengan barokah doa Mbah Ma'shum, saya yang awalnya sulit baca kitab kok mulai lancar dan mudah memahami apa yang saya baca dan yang akan saya sampaikan ya. Percaya atau tidak demikian adanya. Logika anak-anak muda sekarang mungkin sulit memahami proses ini, tapi ini yang saya rasakan," kata beliau sambil terkekeh ringan.
Saat ini selain 'mbalah' al-Hikam, Kiai Mahsun juga mengajar Ihya' Ulumiddin dan mengaji Kutubus Sittah secara kontinyu. Setiap hari, beliau keliling desa.
Selain memberi pengajian kepada masyarakat, Kiai Mahsun juga mendorong agar di setiap desa didirikan sebuah pesantren, minimal MTs atau Madrasah Diniyah. Bukan hanya memberi dukungan saja, melainkan secara rutin beliau mendampingi proses pembangunannya dan memberikan pengarahan.
"Pondok, MTs, atau Madrasah Diniyah itu BENTENG. Setiap desa idealnya punya benteng. Kalau tidak ada, berarti tak ada pertahanan. Bisa jebol dengan gampang. Kasihan masyarakat." kata beliau suatu ketika.
"Ini strategi. Ya mirip strategi pasar. Semakin banyak penjual atau toko, semakin banyak pula calon pembeli yang tertarik datang. Demikian pula dengan adanya pesantren di setiap desa. Makin banyak pula orangtua yang tertarik memondokkan anaknya, karena banyak pilihan pesantren."
Uniknya, saat mengajar dan mendapati santrinya tertidur, Kiai Mahsun hanya melirik sekilas, tersenyum, lalu melanjutkan pengajiannya kembali.
Gus Atho', putranya, protes, "Pripun to, bah, kok lare-lare mboten ditegur?"
"Lha wong aku ini ngaji untuk BELAJAR, juga untuk mengamalkan ilmu. Lha arek-arek santri itu kan yang MEMBANTU saya mengaji. Ya, aku ini yang harus berterimakasih kepada mereka." jawab Wakil Rais Syuriah PCNU Gresik ini, enteng.
---
KH. Mahsun Masyhudi, ulama bijak ini, wafat menjelang shalat tahajjud, Sabtu dinihari, 27 Ramadan 1437 H/ 3 Juli 2016.
Lahul Fatihah…
LikeShow more reactions
Comment
53 Comments
Comments
Ahmad Karomi
Ahmad Karomi inna lillahi wainna ilaihi rajiun. lahul fatihah
Miftah Nur Ilmi
Miftah Nur Ilmi
إنا لله وإنا إليه راجعون. اللهم اغفر له وارحمه وعافيه واعف عنه.
Ahmad Karomi
Ahmad Karomi "Seandainya pesantren ini bubar sepeninggal saya, saya tak kecewa, karena saya telah berusaha mengukir sejarah saya sendiri. Giliran panjenengan yang muda-muda yang harus menorehkan sejarah panjenengan sendiri." Dawuh yg max zleb.
Adi Kunuha
Adi Kunuha Innalillahi
M Faqih Fayyad
M Faqih Fayyad Ayo kembali jadi santri
Dea Kajaolalido
Dea Kajaolalido Makin dalam Gus. :-)
Sig't Kristiant
Sig't Kristiant
إنا لله وإنا إليه راجعون. اللهم اغفر له وارحمه وعافيه واعف عنه.
Munir Sofi
Munir Sofi Save pak.....
Agus Sa'id
Agus Sa'id Semoga Allah mengampuni segala dosa beliau, merahmati dan menaikan derajatnya disurga. Amin.
Afif M Halim
Afif M Halim
انا لله و انا اليه راجعون.
اللهم اغفر له و ارحمه و عافه و اعف عنه.
امين يا رب العالمين..
Saiful Anam Arridho
Saiful Anam Arridho
انا لله و انا اليه راجعون.. Mugi pinaringan husnul khotimah 😢 mugi pinaringan suwargonipun Gusti..
Mitra Buku Firdaus
Mitra Buku Firdaus InsyaAllah Jannah... Jannah... Jannah.... Amin. Al-FatihahSee Translation
Qutsam Azharul Laun
Qutsam Azharul Laun Lahul fatihah..
Dedy Wibowo
Dedy Wibowo Al Fatehah..
Aryo Temangsank
Aryo Temangsank Dalem sanget piwulangipun Gus...alfatihah kagem almarhum Mbah Mahsum Masyhudi.😢
Raka Habib
Raka Habib allohummaghfirlahum warhamhum waafiini wa'fu anhum......ijin kulo bagikan,gus....
Nisfi Sitta
Nisfi Sitta alfatihah
Abie Zahira
Abie Zahira Alfatihah...
Imam Subhi Imam
Imam Subhi Imam izin share gus....
Imam Farokhi
Imam Farokhi Innalillahi wainnailaihi rooji'uun
=============
"Seandainya pesantren ini bubar sepeninggal saya, saya tak kecewa, karena saya telah berusaha mengukir sejarah saya sendiri. Giliran panjenengan yang muda-muda yang harus menorehkan sejarah panjenengan sendiri." Dawuh yg max zleb.
Fahmi Ali N H
Fahmi Ali N H Innalillahi wa inna ilaihi raaji'uun... Lahu Al-Faatihah...
Ma'azzah Haifa
Ma'azzah Haifa beruntung sekali panjenengan berkesempatan menerima siraman barakahnya.. lahul fatihah..
Anjaya Wibawana
Anjaya Wibawana
إنا لله وإنا إليه راجعون. اللهم اغفر له وارحمه وعافيه واعف عنه.
Adi Mawardi
Adi Mawardi lahul faatihah...
M Hisyam
M Hisyam Alfatehah
Roni Ahmad Putra
Roni Ahmad Putra Innalillahi wa inna ilaihi raaji'uun... Lahu Al-Faatihah...
Ali Sastra Amijaya
Ali Sastra Amijaya Saya adalah sendok, yang pontang-panting menadahi tetesan-tetesan dari luapan cangkir jenengan gus....lahul fatihah...
Sidrotun Naim
Sidrotun Naim Alfaatihah
Ahmad Lutfian Antoni
Ahmad Lutfian Antoni Wah nek Tiyang sae niku le sedo koyo iso milih dino nggih Gus?!

#ndeprokkarodungkluk
Abd Majid
Abd Majid Baru kali ini ada pemuda, atau org yg blm tua, poto sama seorang ulama' tp org itu sama sekali tdk melihat kamera...mabruk kang...
Wija Narko
Wija Narko "Bola bali nek ciduk, disak soki banyu pirang2 ember dadine yo mg sak ciduk kui...bedo nek karo sumur, disoki banyu pirang2 ember yo ra kebak2..."
Ini dawuh salah satu guru saya yg sekarang masih sugeng,,,yg tdk pernah lagi saya sowani...
Allaahumma paringi sehat lan dowo umur kagem poro kyai wal 'ulama...
...See More
Jeck Danial Aisyah
Jeck Danial Aisyah Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun..
Allahummaghfirlahu warhamhu wa afihi wa' fuanhu..
Al Fatihah..
Suro Ma Nyung
Suro Ma Nyung
له الفاتحة
RifQi Achmad
RifQi Achmad Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Roojiuun
Faizin Adi
Faizin Adi Inna lillahi wa Inna ilaihirojiun
Qoidul Hoir
Qoidul Hoir Izin Membagi cak
Rifa'i Bahtiyar
Rifa'i Bahtiyar Sugeng tindak kiai....allahummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fu'anhu.....
Iva Syarîfah Zaýn
Iva Syarîfah Zaýn Loalaa pernah ke pangkah jg tho Gus..??!! Subhanallah..
Nur Hanifansyah
Write a comment...
Posted by Penerbit imtiyaz,http://imtiyaz-publisher.blogspot.com/ Penerbit Buku Buku Islam

No comments:
Write comments

Advertisement

'; (function() { var dsq = document.createElement('script'); dsq.type = 'text/javascript'; dsq.async = true; dsq.src = '//' + disqus_shortname + '.disqus.com/embed.js'; (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(dsq); })();

-

Terbitan




Dgus dur dan sepakbola terbitan penerbit imityaz

ensiklopedia 22 aliran tasawwuf

Hilyah buku cerdas bahasa arab dan inggris

Dari Pesanteren untuk ummat terbitan penerbit imityaz

pengetahuan dasar alqur'an penerbit imityaz



Rasionalisasi Tuhan