16.12.16

polapikirmu telah segaris dengan polapikirnya, dan strategimu malah mengekor strateginya

 

Bertarung dengan musuh yang sama, secara terus menerus, tanpa kreativitas strategi justru akan membuatmu terbiasa dan lambat laun engkau akan menyesuaikan diri dengan taktik mereka. Ini berbahaya, karena polapikirmu telah segaris dengan polapikirnya, dan strategimu malah mengekor strateginya.
Kurang lebih demikian di antara doktrin strategi perang yang pernah saya baca. Entah dari Sun Tzu, Zuge Liang, atau Toyotomi Hideyoshi, saya lupa. Strategi ini mengandaikan apabila kita fokus pada satu lawan dan mengikuti ritmenya, kita akan takluk tanpa sadar. Dalam dunia akademis tampaknya juga sama. Kaum Salafi garis keras yang selama ini fokus mengkritik kelompok liberal, pada akhirnya juga sama liberalnya dengan kelompok yang mereka kritik: khususnya dalam penafsiran nash, "kemerdekaan" berpendapat, serta pandangan minor terhadap "tradisi".
Di sisi lain, ada juga kelompok "kiri" yang rajin mengkritik kaum "kanan" dengan segala kejumudan, fundamentalisme dan sikap konservatifmenya. Dan diam-diam kelompok pertama juga terjebak pada nalar yang sama. Cek saja bagaimana cara keduanya memperlakukan masa lalu sebagai bagian dari romantisme-historis dan glorifikasinya terhadap pemikiran tertentu.
Yang lucu, ada juga yang getol mengkritik Salafi-Wahabi dan polahtingkahnya. Namun, kritikus ini pada akhirnya tanpa sadar mengikuti polapikir Salafi-Wahabi: semua salah, kecuali dirinya.
Makanya, orang-orangtua zaman dulu sudah wayuh, eh dawuh, agar biasa-biasa saja. Cinta nggak perlu berlebihan, benci juga nggak terlampau muluk. Sebab, karakteristik manusia itu bisa berubah mengikuti alur zaman. Dan sesuatu yang dibenci, karena kita fokus pada kebenciannya, diam-diam malah menulari keseharian: pola pikir dan perilaku.
Jadi, ya biasa saja, keep calm and humko humise churalo dil mein kahin tum chupallo...

ditulis oleh Rizal Mumazziq Z
Posted by Penerbit imtiyaz,http://imtiyaz-publisher.blogspot.com/ Penerbit Buku Buku Islam

No comments:
Write comments

Advertisement

'; (function() { var dsq = document.createElement('script'); dsq.type = 'text/javascript'; dsq.async = true; dsq.src = '//' + disqus_shortname + '.disqus.com/embed.js'; (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(dsq); })();

-

Terbitan




Dgus dur dan sepakbola terbitan penerbit imityaz

ensiklopedia 22 aliran tasawwuf

Hilyah buku cerdas bahasa arab dan inggris

Dari Pesanteren untuk ummat terbitan penerbit imityaz

pengetahuan dasar alqur'an penerbit imityaz



Rasionalisasi Tuhan