humor

15.1.17

Biasanya, yang beres dengan keluarganya atau bisa menjaga keharmonisan keluarga, maupun loyal dengan pasangannya, dia bakal menularkannya saat kerja tim

 

Jarang pelatih yang bisa sesukses Marcello Lippi. Sebagai pesepakbola, kualitasnya standar saja saat merumput bersama Sampdoria. Tapi sebagai pelatih, dia luar biasa. Pria berambut putih ini tercatat sebagai satu-satunya pelatih yang bisa meraih gelar Liga Champions bersama Juventus, 1996, kemudian meraih tropi Piala Dunia satu dasawarsa berikutnya bersama Italia. Allenatore yang mirip aktor Paul Newman ini juga mengawinkan gelar Liga Champions Eropa bersama Juventus dan Liga Champions Asia bersama tim asuhannya, Guangzhou Evergrande, 2013. Ini belum menghitung deretan piala yang dia raih. Soal jumlah tropi, dia pantas bersaing dengan Sir Alex Ferguson. Mengenai pencapaian rekor prestasinya, dia sendirian.
Satu hal lain, dengan pencapaiannya, banyak pemain yang dia bina di Juventus mengikuti jejaknya sebagai pelatih: Zenedine Zidane (Real Madrid), Antonio Conte (Chelsea), Didier Deschamps (Perancis), Gianluca Vialli (pernah di Chelsea & Watford), Ciro Ferrara (Italia U-21 & Sampdoria), Filippo Inzaghi (pernah melatih AC Milan/Venezia), Angelo di Livio (akademi AS Roma), Paolo Montero (Penarol Uruguay), Fabio Pecchia (Hellas Verona). Jejak kaderisasinya saat melatih Inter Milan, 2000-2001, juga tampak: Laurent Blanc (PSG) & Clarence Seedorf (Milan/Shenzen).
Ini belum menghitung para pemain asuhan Lippi yang menjadi pelatih klub liliput seperti Edgar Davids, Alessandro Birindeli, Zoràn Mirkovic, Mark Iuliano, dll. Mereka melatih klub-klub antah berantah yang anggaran per musimnya saja mungkin setara dengan gaji Cristiano Ronaldo selama 2 bulan. Saya kurang tahu, apakah kiprah para pelatih muda ini secara langsung dipengaruhi Lippi di masa lalu, atau karena memang tuntutan pragmatis usai pensiun dari lapangan hijau. Yang pasti, Lippi pernah menjadi induk semang mereka.
Salah satu kunci keberhasilan Lippi, antara lain karena menerapkan sepakbola atraktif dan menjauhkan dari pola negatif ala Mourinho. Secara personal, dia berhasil mengelus-elus para bintang hingga jinak. Kecuali Roberto Baggio, nyaris para pemain bintang tunduk di hadapan Lippi. Berbeda pula dengan gaya keras Alex Ferguson saat mengontrol para superstar, Lippi cenderung woles. Dia merajut emosi para pemain dengan semangat kebersamaan. Ini pula yang diterapkan anak asuh Lippi. Antonio Conte, manajer Chelsea, berhasil menjinakkan Diego Costa yang musim lalu lebih sering berulah daripada mencetak gol. Di timnas Perancis, Didier Deschamps juga berhasil mengontrol ego para pemain yang sempat melakukan ngambek massal di Piala Dunia 2010 saat menjadikan Raymond Domenech sebagai musuh bersama. Di Real Madrid, Zidane malah lebih canggih lagi merajut emosional para bintang. Dia bisa meredam ego Sergio Ramos, yang di musim sebelumnya bersama Iker Casillas melakukan pemberontakan dari ruang ganti melawan diktator Jose Mourinho.
Terhitung sejak awal Januari, Zidane sudah satu tahun menangani Real Madrid dengan mempersembahkan tiga tropi. Lumayan buat pemula. Dia mengulang kesuksesan manajer muda seangkatannya, seperti Luis Enrique dan Pep Guardiola di Barcelona.
Sembari nonton tv yang menyiarkan kiprah pelatih Real Madrid, Zenedine Zidane, Mas Sururi Arumbani nyelutuk, "...pelatih sepakbola yang sukses itu biasanya tipikal family-man. Marcelo Lippi, Arsene Wenger, Alex Ferguson, Zenedine Zidane, Pep Guardiola, dll. Mereka nggak pernah madon alias gonta ganti pasangan. Maradona itu hebat sebagai pesepakbola. Tapi sebagai pelatih dia nggak berhasil. Lihat saja. Gonta ganti cewek terus."
Kemudian redaktur TV9 ini ngasih penjelasan. Biasanya, yang beres dengan keluarganya atau bisa menjaga keharmonisan keluarga, maupun loyal dengan pasangannya, dia bakal menularkannya saat kerja tim. Saya mengamini saja komentar Mas Sururi karena memang demikian kenyataannya. Lippi dan muridnya, Zidane, serta para manajer lainnya, adalah beberapa contohnya.ditulis oleh Rijal Mumazziq Z Posted by Penerbit imtiyaz,http://imtiyaz-publisher.blogspot.com/ Penerbit Buku Buku Islam.

No comments:
Write comments

Advertisement

'; (function() { var dsq = document.createElement('script'); dsq.type = 'text/javascript'; dsq.async = true; dsq.src = '//' + disqus_shortname + '.disqus.com/embed.js'; (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(dsq); })();

-

Terbitan




Dgus dur dan sepakbola terbitan penerbit imityaz

ensiklopedia 22 aliran tasawwuf

Hilyah buku cerdas bahasa arab dan inggris

Dari Pesanteren untuk ummat terbitan penerbit imityaz

pengetahuan dasar alqur'an penerbit imityaz



Rasionalisasi Tuhan