humor

14.10.17

Bahasa Melayu menjadi bahasa pengantar ilmu selain Arab, Turki, dan Urdu.

 


2 tahun silam, atas bantuan Mas Sewu Pengalem Humeid saya bisa mendapatkan harta karun ini. Baru bisa membaca dan mengupas singkat karya Syekh Nuruddin Arraniri, "Sirath al-Mustaqim" dan "Tarjuman al-Mustafid"-nya Syekh Abdurrauf Assinkili. Sisanya belum baca, termasuk "Bahrul Madzi Syarah Sunan Attirmidzi" karya Syekh Idris al-Marbawi, dan karya lainnya.
Semua ditulis oleh para ulama Nusantara dengan menggunakan bahasa Melayu dan diterbitkan di Mesir. Hal ini membuktikan bahwa komunitas Nusantara adalah pangsa pasar terbuka di wilayah pengetahuan sejak dulu. Bahasa Melayu menjadi bahasa pengantar ilmu selain Arab, Turki, dan Urdu.


ditulis oleh Rijal Mumazziq Z Posted by Penerbit imtiyaz,http://penerbitimtiyaz.com/ Direktur Penerbit imtiyaz. Oleh: Rijal Mumazziq Z (Ketua Lembaga Ta'lif wa Nasyr PCNU Kota Surabaya)

No comments:
Write comments

Advertisement

'; (function() { var dsq = document.createElement('script'); dsq.type = 'text/javascript'; dsq.async = true; dsq.src = '//' + disqus_shortname + '.disqus.com/embed.js'; (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(dsq); })();

-

Terbitan




Dgus dur dan sepakbola terbitan penerbit imityaz

ensiklopedia 22 aliran tasawwuf

Hilyah buku cerdas bahasa arab dan inggris

Menyongsong Taqdir Meniti Asa

Dari Pesanteren untuk ummat terbitan penerbit imityaz

pengetahuan dasar alqur'an penerbit imityaz



Rasionalisasi Tuhan

Rasionalisasi Tuhan

Rasionalisasi Tuhan